Program dan partitur musik

Kalau kamu belajar bermain musik, sadarkah kamu bahwa selama ini kamu sedang belajar pemrograman? Bukan sekadar mirip, tetapi benar-benar pemrograman.

Misalnya kamu membaca partitur lagu Ibu Kita Kartini berikut ini.

Lagu Ibu Kita Kartini

Setiap not dalam partitur musik adalah sebuah instruksi kepada pemusik untuk membunyikan nada yang sesuai.

Seorang pemusik akan membaca partitur dari kiri hingga ujung kanan, kemudian pindah ke baris berikutnya dan membaca kembali dari kiri. Jadi ada urutan instruksi yang harus diikuti.

Dalam partitur musik di atas, kita memiliki penanda 𝄆 dan 𝄇. Bagian di dalam dua tanda itu akan diulang sekali. Jadi ini adalah instruksi untuk perulangan.

Di bagian bawah, kamu juga melihat ada penanda itu lagi. Jadi bagian itu akan diulang sekali seperti sebelumnya. Namun kalau kamu perhatikan, ada bagian yang ditandai dengan 1 dan 2. Itu artinya ketika kamu mengulang kembali, kamu harus melewati bagian 1 dan langsung menuju bagian 2. Ini adalah instruksi untuk pencabangan.

Program Python di bawah ini memperlihatkan instruksi perulangan dan pencabangan yang dilakukan oleh pemusik ketika membaca partitur di atas. Hasilnya berupa not angka agar sederhana.

Program
def P():
Input: P()
Output   Waktu eksekusi: .


Jadi, kamu telah melihat sebuah fakta menarik bahwa partitur musik sebenarnya adalah sebuah program. Seorang komposer adalah seorang programmer, partitur musik adalah program, dan pemusik berperan sebagai komputer yang menjalankannya.

Musik Aplikasi
Komposer Programmer
Partitur Program
Pemusik Komputer
Ditulis oleh
Ari Prasetyo
Ditulis pada
Terakhir diupdate
Dipublikasikan
Frase kunci
musik program