Heksadesimal untuk warna
Komputer pada umumnya menggunakan sistem RGB untuk mewakili warna tertentu. RGB merupakan gabungan warna merah (R - red), hijau (G - green), dan biru (B - blue) yang menjadi warna primer bagi warna-warna lainnya.
Dengan mengubah intensitas nilai R, G, B masing-masing, kita akan mendapatkan berbagai macam warna yang berbeda.
Dalam komputer, nilai R, G, dan B masing-masing disimpan sebagai bilangan biner 8 bit. 00000000 mewakili intensitas 0, dan 11111111 mewakili intensitas penuh. Karena menggunakan 8 bit, berarti nilai maksimumnya adalah 255, seperti yang terlihat dengan konversi menggunakan algoritma Horner berikut.
1 | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 | |
2 | 2 | 6 | 14 | 30 | 62 | 126 | 254 | |
1 | 3 | 7 | 15 | 31 | 63 | 127 | 255 |
Jadi nilai R berkisar dari 0 hingga 255, demikian juga dengan G dan B. Total ada
Jika kita menggunakan desimal untuk menyatakan warna, kita memerlukan struktur matematis yang disebut sebagai vektor, yaitu rangkaian 3 bilangan yang merupakan nilai RGB-nya.
(255, 154, 136) | |
(48, 69, 145) | |
(151, 194, 71) |
Namun jika dinyatakan sebagai satu bilangan, kita akan kesulitan melihat komponen masing-masing warna. Misalnya untuk warna pertama, nilai desimalnya adalah 16751240, yang didapat dari
(255, 154, 136) | 16751240 | |
(48, 69, 145) | 3163537 | |
(151, 194, 71) | 9945671 |
Namun ketika kita mengubahnya menjadi heksadesimal, kita akan mendapatkan rangkaian 6 digit, yang dapat dibagi menjadi 3 kelompok.
Bilangan heksadesimal dari 16751240 adalah FF9A88. Dibagi menjadi 3 kelompok, masing-masing mewakili komponen R, G, dan B-nya.
R | G | B |
---|---|---|
FF | 9A | 88 |
Sekaligus, kita dapat dengan mudah melihat representasi data yang digunakan dalam komputer, yaitu bilangan biner.
R | G | B |
---|---|---|
FF | 9A | 88 |
1111 1111 | 1001 1010 | 1000 1000 |
Kamu dapat melihat berbagai warna, kode bilangan heksadesimalnya, serta vektor desimalnya menggunakan berbagai macam aplikasi. Contohnya aplikasi web ColorDot.
Berikutnya: Oktal dan biner