Bahasa Pemrograman
Dengan menggunakan mesin Turing, kita berurusan dengan pemrograman tingkat rendah. Data yang dapat dituliskan pada pita hanyalah berupa simbol 0 atau 1, lalu kita memprogram kerja mesin tersebut dengan instruksi yang ditulis dalam bahasa yang tidak intuitif, seperti maju, mundur, tulis, dan sebagainya. Kamu telah melihat contohnya pada mesin penambah ekor nol, yang dituliskan secara bertele-tele.
Sementara itu, dengan bahasa manusia, kita bisa memberikan instruksi yang dimengerti orang lain, tetapi sayangnya kurang presisi sehingga tidak dapat dengan mudah diterjemahkan ke dalam bahasa yang dimengerti komputer. Kita membutuhkan bahasa yang cukup dekat dengan bahasa manusia sehingga bisa mewadahi maksud kita, tetapi juga memiliki presisi tinggi sehingga komputer juga akan mengerjakannya dengan tepat seperti yang kita maksudkan. Bahasa seperti ini disebut sebagai bahasa pemrograman tingkat tinggi.
Contoh bahasa pemrograman tingkat tinggi adalah JavaScript, yang memberi roh
setiap halaman web yang kamu akses. Ada bahasa pemrograman lain seperti Python, PHP, Rust, Java, C++, Go, dan sebagainya.
Python
Program di bawah ini ditulis dalam bahasa Python, dan akan menuliskan bilangan asli dari 1 sampai 10. Kita beri nama programnya P, ditandai oleh baris yang berbunyi def P(): di bagian atas.
Pada dasarnya program seperti ini disebut sebagai fungsi (function). Fungsi adalah seperti mesin yang dapat menghasilkan output.
Dalam contoh ini, fungsi P akan mendaftarkan bilangan asli dari 1 hingga 10 apapun input yang diberikan. Daftar bilangan itulah yang disebut output.
Mempertimbangkan input
Biasanya kita ingin program yang kita buat dapat dipakai untuk permasalahan yang lebih umum. Berarti tugas yang dilakukan masih sama, hanya saja kali ini kita bisa meminta komputer mendaftarkan 7 bilangan, 18 bilangan, maupun 278.334.189 bilangan.
Untuk itu kita perlu menggunakan yang disebut sebagai input. Input adalah nilai tertentu yang kita berikan kepada komputer agar tugas yang ia lakukan dikerjakan berdasarkan nilai tersebut. Dalam komputermu, input ini bisa berupa video (untuk aplikasi editor video), teks (untuk aplikasi pengolah teks), dan sebagainya. Namun dalam contoh ini inputnya hanya sebuah nilai bilangan asli.
Fungsi H ini menerima input bilangan, yang menunjukkan banyaknya bilangan yang kita harapkan untuk ditampilkan. Dalam contoh ini kalau kamu memberi input 10, dituliskan H(10), kamu akan mendapatkan output berupa daftar bilangan asli dari 1 hingga 10.
Ketika kita menuliskan H(10), maka program ini akan menuliskan bilangan asli dari 1 hingga 10. Kalau kamu menuliskan H(15), maka program ini akan menuliskan bilangan asli dari 1 hingga 15.
Berikutnya: Tiga macam program